Rakor bersama Direktorat SMK 01 April 2020

01 Apr 2020 14:31:50

Klik disini untuk download materi

Dr. Ir. M. Bakhrun, MM Direktur PSMK

Rapat Koordinasi melalui Video Conference DITPSMK

Rabu, 1 April 2020

  1. Ujian nasional ditiadakan walaupun beberapa SMK sudah melaksanakan
  2. Pengembangan upskiling dan raceskiling ada dibawah naungan bidang vokasi DITPSMK dalam rangka penyelerasan  dengan DU/DI, implemensi di provinsi dilaksankan oleh dirjen GTK. Evaluasi akan dilakukan dan sertifikasi harus diakui oleh DU/ DI
  3. Center of Execelent dikembangkan dikembangkan di SD, SMP, SMA dan SMK. SMK akan fokus pada kompetensi Pemesinan, Konstruksi dan Produk kreatif
  4. Akreditasi SMK   akan disinkronisasikan dengan DU/DI, perundang-undangan dan petunjuk teknis akan dibuatkan kemudian.
  5. SMK 4 Tahun yang bekerja sama dengan program diploma universitas dan industri karena 1 tahun di industri maka bisa mendapat ijazah  D2 dari program diploma universitas. Rancangan penyetaraan dengan D2 ini dicetuskan oleh Bapak Mentri  tapi teknisnya masih belum dibuat
  6. Ujian Kompetensi Keahlian juga dibatalkan karena ujian Nasional dibatalkan, tetapi sertifikasi kompetensi dimungkinkan jika wabah telah dapat di tanggulangi.
  7. Ujian sekolah tidak boleh mengumpulkan siswa di sekolah karena wabah yang sedang melanda
  8. Ujian sekolah dapat dilakukan dengan portofolio atau Ujian sekolah dalam jaringan ( On Line )
  9. Nilai kelulusan: nilai raport smt 1 s.d 5 , nilai Ujian Sekolah, boleh menggunakan nilai smt 6 jika ada ( kalau tidak ada nilai semester 6 tidak usah dipakai)
  10. Dana  bantuan operasional bisa digunakan utuk pembelian, untuk pencegahan pandemic COVID -19, atau pembelajaran daring.
  11. Ucapan terima kasih untuk Peran serta SMK dalam penanggulan COVID 19 terhadap guru, siswa dan kepala sekolah karena SMK bisa mengembangkan APD yang ada, tetapi DITPSMK belum bisa memberikan bantuan penuh karena belum ada.
  12. Kelulusan peserta didik jika :
  • – Peserta didik mengikuti semua pembelajaran
  • – Bersikap baik
  • – Penentuan kelulusan oleh Sekolah
  1. Sistem sertifikasi bahwa sertifikat peserta didik dapat berupa ijazah atau sertifikasi kompetensi. Sertifikasi kompetensi dapat dilakukan oleh sekolah atau lembaga sertifikasi boleh dilakukan setelah wabah COVID 19 mereda
  2. Pelaksaaan sertiffikasi kompetensi bisa dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan situasi,
  3. ada panduan dari BNSP sampai dengan bulan agustus,
  4. Assesor yang sdh habis masa nya masih bisa melaksanakan uji sertifikasi
  5. SMK Mundu pada bulan februari sdh melaksanakan UKK untuk yang kompetensi keahlian maritim tapi yang TKJ belum maka untuk kompetensi  maritime  diberikan sertifikasi tapi untuk yang TKJ kita tunggu dulu situasi
  6. Penentuan kelulusan : melalui rapat majelis guru  dengan tetap menjaga  fisicaldistancing ( kebijakan pemerintah Daerah ) melalui Zoom cloud Meeting atau WEBEX pinjam dari SMK.
  7. Surat edaran untuk sekolah agar bisa membantu warga masayarakat tempat peserta didik di sekitar sekolah karena sedang dibuat
  8. PPDB masih memakai  cara lama tapi ada beberapa petunjuk teknis  yang terbilang baru tapi belum bisa disampaikan yang disesuaikan program merdeka belajar pak mentri tetapi belum bisa di sampaikan pada saat ini
  9. Pembelian paket data oleh guru dan sekolah bisa diambil dananya  dari BOS pusat pasal 6 , atau dari  akun kegiatan untuk UN yang tidak jadi dilaksanakan diganti dengan pembelian paket data untuk guru dan sekolah.  Keterangan ini bisa dibaca dalam petunjuk Teknis BOS
  10. Skill Paspor hampir sama dengan portofolio, tetapi skill paspor hanya berhubungan dengan kompetensi. Yang terpenting adalah bahawa yang mengassess harus assessor yang memiliki sertifikasi
  11. Revitalisasi SMK tetap berjalan tetapi disesuaikan karena adanya wabah COVID 19
  12. Pada saat ini banyak siswa yang kesulitan membayar SPP, usulan banyak sekolah untuk menggunakan dan BOS untuk membayar gaji dan honor guru tanpa memperhatikan kepemilikan NUPTK sudah diusulkan dan di dengarkan di kementrian, hanya tinggal menunggu jawaban dari kementrian karena masalah diluar otoritas DITPSMK.

 




Fatal error: Call to undefined function t4b_show_news_ticker() in /home/disdik/disdik.sumselprov.go.id/wp-content/themes/lc-diknas5/footer.php on line 110